25 Januari 2013

SEORANG PENARI

seorang penari,
di tepian pantai yang ombaknya
menderukan kematian

gelegak isaknya adalah nada-nada minor yang suci
merobek hati
menghias malam dengan goresan miris
dari darahnya
dari lukanya

dia akan menari untuk yang terakhir kali
membiarkan ribuan buih membasahi
relung hatinya
membiarkan pasir pantai merekam
jejak kakinya
sebelum waktu liar merenggutnya
memperkosa setiap inci tubuhnya

seorang penari,
di tepian pantai yang ombaknya
menderukan kematian

telah tiba saatnya,
telah tiba saatnya



Januari 2013

14 Januari 2013

11 JANUARI

di sudut remang terminal
aku terpaku berhadapan dengan
hantu masa laluku,
menyeretku
kembali menuju fragmen redup
yang aku tahu,
akan selalu berakhir dengan pahit

katakan selamat tinggal,
aku tahu kau tak akan lama
aku mengerti kau hanya punya
sebentar saja,
sekejap saja
sebelum sudut remang terminal ini
mulai dihujani pijar matahari
sebelum kau lupa
kemana kau harus kembali


Tirtonadi, 11 Januari 2013

9 Januari 2013

AKU TAKUT AKU TERLAMBAT MENANYAKANNYA PADAMU

masihkah kau rela membukakan pintu rumahmu untukku,
jika suatu hari aku mengetuknya kembali?
tapi bukan lagi sebagai sosok yang empat tahun lalu kau cumbui



2013